RADARMAGELANG.ID, Ungaran-Kebutuhan tenaga guru masih tinggi.
Di Kabupaten Semarang setidaknya masih kekurangan 1.000 guru. Blaik tenan!!
Tiap bulan 15 guru di wilayah ini purnatugas alias pensiun.
Hal tersebut membuat Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Olahraga Kabupaten Semarang menambal sulam dengan pengangkatan guru tidak tetap (GTT).
Kepala Disidikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo mengatakan insentif GTT per bulan Rp 600 ribu.
Ia juga mengatakan, sebelumnya Pemkab Semarang melantik 10 kepala sekolah untuk mengisi kekosongan.
"Alhamdullilah kemarin sudah terisi semuanya untuk kepala sekolah. Namun untuk guru memang masih minim. Masih butuh 1.000-an tenaga guru. Belum lagi setiap bulan ada yang pensiun semakin berkurang,"ungkapnya.
Katon mengatakan, saat ini ada 6.000 guru ASN dan PPPK di Kabupaten Semarang.
Soal kesulitan mendapatkan guru, Katon mengatakan terkait kelulusan S1 menjadi syarat utama mendaftar.
Tahun 2024 ini, pihaknya berharap ada penambahan guru baru.
Hingga saat ini pun ia mengaku meski kekurangan guru, pembelajaran di SD maupun di SMP tetap berjalan dengan baik.
"Kami saat ini mengangkat GTT yang melamar dengan syarat kelulusan. Meski demikian, tetap masih membutuhkan banyak guru lagi. Terkait insentif guru, kami usulkan setara UMK,"katanya.(ria/aro)
Editor : H. Arif Riyanto