RADARMAGELNG.ID, Kajen—Hujan deras menyebabkan Tanggul Sungai Bremi-Meduri di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan jebol.
Ditambah rob sedang tinggi.
Tanggul diduga tak mampu menahan volume air.
Hingga saat ini, belum ada penanganan dari pihak terkait.
Penanganan baru dilakukan oleh warga bersama TNI secara seadanya dengan gotong royong.
Lebar jebolan tanggul ini kurang lebih 3 meter.
Titiknya masuk di wilayah Dukuh Sebakung.
Air seketika masuk ke sebagian wilayah permukiman.
Warga pun bergegas bergerak.
Tanggul di sepanjang sungai ini memang kerap jebol. Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-Taru) Kabupaten Pekalongan pun menyebutkan, rata-rata tanggul di sepanjang sungai itu memang kritis.
Terutama yang sisi timur.
Babinsa Koramil 12/Tirto Sertu Karyani mengatakan, menurut penuturan warga, tanggul jebol di Jeruksari itu terjadi usai hujan deras.
Ditambah rob sedang tinggi. Tanggul diduga tak mampu menahan volume air.
"Akhirnya kami turun bersama warga untuk menambal jebolan itu dengan material seadanya, yakni karung berisi pasir," ucapnya.
Karung tersebut disusun, ditutupkan di titik jebolan. Saat ini kondisinya sudah cukup mengatasi.
Namun tidak bisa menjamin bisa bertahan lama.
Mengingat saat ini masih sering turun hujan.
"Iya, masih bisa diatasi dengan gotong-royong itu. Mudah-mudahan sih sungai segera surut, biar air tidak limpas ke permukiman warga," tandasnya. (nra/aro)
Editor : H. Arif Riyanto