Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Usai Salat Subuh, Bayan Desa Giling, Gunungwungkal, Pati, Tewas Ditusuk, Pelaku Masih Diburu

H. Arif Riyanto • Rabu, 17 Januari 2024 | 17:46 WIB
TKP penusukan perangkat Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, hingga tewas, Selasa (16/1/2024).
TKP penusukan perangkat Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, hingga tewas, Selasa (16/1/2024).

RADARMAGELANG.ID, Pati – Suratman masih mengenakan sarung dan kopiah. Selasa (16/1) pukul 04.30.  

Ia baru saja menunaikan ibadah salat subuh di masjid di kampungnya, Dukuh Srumbat, Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

Siapa sangka, itu adalah salat subuh terakhir bagi pria yang menjabat Bayan Desa Giling ini.  

Sebab, sepulang dari masjid, tepat di depan rumahnya, Suratman ditusuk dengan senjata tajam oleh pria tak dikenal.

Perangkat desa itu pun jatuh tersungkur.

Darah mengucur deras dari lukanya.

Sementara pelaku langsung kabur.

Sekrertaris Desa Giling Kaswi mengatakan, korban dibunuh usai menjalankan salat subuh.

Dirinya turut mendampingi keluarga korban dalam proses otopsi.

Awalnya ia mengaku tidak mengetahui kejadian ini.

Kaswi hanya mendapatkan perintah dari kepala desa untuk mendampingi keluarga dalam proses otopsi.

”Tidak tahu, mas. Tiba-tiba diminta kepala desa untuk mendampingi keluarga,” kata dia.

Salah satu kerabat korban mengungkapkan kronologi kejadian itu.

Kakak korban, Karsidi, mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah salat subuh.

Korban yang masih memakai sarung tiba-tiba dikagetkan dengan kedatangan seseorang.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu kemudian menusuk korban.

Setelah itu, Karsidi yang rumahnya cukup jauh dari kediaman korban, dikabari via telepon.

Ia kemudian bergegas ke rumah korban yang terletak di Dukuh Srumbat, Desa Giling.

”Saya tiba-tiba ditelpon oleh keluarga. Katanya ditusuk di rumahnya. Setelah itu saya ke rumahnya. Langsung saya bawa ke Rumah Sakit Sebening Kasih Tayu,” ungkap dia ditemui di RSUD RAA Soewondo.

Namun nahas. Korban sudah tak bernyawa saat diperiksa oleh pihak RS Sebening Kasih Tayu.

Ia menduga korban sudah tak bernyawa sebelum sampai ke RS Sebening Kasih.

”Korban sudah ndak tertolong. Ndak tahu meninggal di jalan atau saat masih di rumah. Kalau untuk lukanya satu di sekitar perut,” kata dia.

Setelah di bawa ke RS Sebening Kasih, lanjut dia, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Soewondo untuk autopsi.

”Sampai sini sekitar pukul 09.00 WIB,” kata dia.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Satuan Reskrim Polresta Pati.

Sementara, TKP kejadian saat ini telah dipasang garis polisi. (adr/aro).

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Polres Pati #tewas #gunungwungkal #ditusuk