RADARMAGELANG.ID, Karanganyar- Para pendaki harus mencari akses lain untuk mencapai puncak Gunung Lawu. Pendaki tak bisa mengakses jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang , Tawangmangu, maupun dari Candi Ceho, Kecamatan Jenawi.
Itu karena Perum Pehutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Solo menutup dua jalur pendakian setempat.
Administratur KPH Solo Herry Merkussiyanto menuturkan, penutupan jalur pendakian Gunung Lawu karena Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perhutani dengan Pemkab Karanganyar telah usai per 31 Desember 2023.
Selain itu, ada regulasi baru dari pemerintah pusat terkait pengelolaan kawasan Gunung Lawu.
Lalu kapan jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang dan Candi Cetho dibuka? Herry belum bisa memastikan.
Harus menunggu regulasi dari Kementerian Kehutanan terkait regulasi yang baru terhadap perjanjian kerja sama dengan Pemkab Karanganyar.
Diungkapkan Herry, sebelumnya memang ada keringanan operasional jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang dan Candi Cetho.
Artinya, selama pembaruan perjanjian kerja sama, akses dua jalur pendakian Gunung Lawu tersebut tetap dibuka.
"Ya dengan berat hati kami tutup jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang dan Candi Cetho,” tutur Herry.
“Memang dulu ada seperti dispensasi. Tapi tahun ini beda. (Dispensasi) sudah tidak berlaku laku. Kami usahakan nanti seminggu atau dua minggu lagi (PKS) segera selesai," paparnya.
Dengan ditutupnya jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang dan Candi Cetho, Perhutani telah berkoordinasi dengan petugas di pos pendakian setempat.
Kabid Destinasi Wisata di Disparpora Karanganyar Wini Wulandari menjelaskan, tidak hanya jalur pendakian Gunung lawu via Cemoro Kandang dan Candi Cetho yang ditutup.
"Kawasan wisata Pringgodani juga ditutup. PKS hanya berlaku satu tahun,” terangnya. (rud/aro)
Editor : H. Arif Riyanto