Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Badan Bahasa Dorong Generasi Muda Kuatkan Budaya Literasi

Lis Retno Wibowo • Kamis, 8 Juni 2023 | 19:59 WIB
Sosialisasi Program Pembinaan Literasi Generasi Muda di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Hotel Grand Dian, Brebes, Senin (5/6/2023). (IST)
Sosialisasi Program Pembinaan Literasi Generasi Muda di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Hotel Grand Dian, Brebes, Senin (5/6/2023). (IST)
RADARMAGELANG.ID, Brebes - Gagasan atau ide merupakan aset yang sangat berharga. Manusia yang tidak memiliki gagasan tidak akan berguna bagi masyarakat. Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr. H. Abdul Fikri Faqih, M.M., saat menjadi pembicara kunci dalam Sosialisasi Program Pembinaan Literasi Generasi Muda di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, di Hotel Grand Dian, Brebes, Senin (5/6/2023).

Diskusi yang digelar Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekologi (Kemendikbudristek), tersebut dipandu oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum.

“Brebes, Tegal, dan sekitarnya tidak akan bisa maju jika anak mudanya tidak mau berpikir dan tidak memiliki gagasan. Oleh karena itu, generasi muda harus memiliki budaya literasi yang baik dan kegigihan dalam mencapai cita-cita,” ujar Fikri, sapaan Abdul Fikri Faqih, di Hotel Grand Dian, Brebes,

Fikri pun mendukung Program Pembinaan Literasi Generasi Muda yang menjadi salah satu program prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek itu.

Generasi muda di Kabupaten Brebes juga didorong untuk memahami pentingnya trigatra bangun bahasa. Yakni utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Dr. M. Abdul Khak, M.Hum,, mengatakan Gerakan Literasi Nasional (GLN) bertujuan membangun budaya literasi, menyiapkan generasi emas Indonesia 2045. Serta melestarikan kebudayaan dan jati diri bangsa Indonesia dalam mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Khak mengatakan bahwa pengembangan dan penguatan budaya literasi dilakukan melalui pendidikan yang terintegrasi, baik pendidikan nonformal dalam ranah keluarga, pendidikan formal di sekolah, maupun secara sosial di masyarakat. Oleh karena itu, Badan Bahasa menjadikan Penguatan Literasi Kebahasaan dan Kesastraan sebagai salah satu program prioritas di Badan Bahasa.

“Literasi merupakan salah satu dari tiga program prioritas Badan Bahasa, selain revitalisasi bahasa dan sastra daerah, serta internasionalisasi bahasa Indonesia,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Rafly Wibowo dan Imam Yuliarto, tenaga ahli Komisi X DPR RI. Program penguatan literasi di Kabupaten Brebes itu diikuti seratus peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelajar, guru, wartawan, dan unsur masyarakat lainnya. (rls/lis) Editor : Lis Retno Wibowo
#sosialisasi program pembinaan literasi #Badan Bahasa Kemenristek