Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Organisasi Nirlaba Markoding, Hentikan Pengangguran Generasi Muda Indonesia dengan Pelatihan Keterampilan di Bidang TIK

Magang Radar Magelang • Selasa, 4 November 2025 | 20:59 WIB
Berbagai kegiatan dari dua program utama Markoding dengan fokus di bidang TIK
Berbagai kegiatan dari dua program utama Markoding dengan fokus di bidang TIK

RADARMAGELANG.ID, Jakarta – Markoding (Mari kita koding!) merupakan organisasi nirlaba yang didirikan oleh Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa di tahun 2017 dan berkantor pusat di Jakarta.

Berangkat dari permasalahan 24% remaja Indonesia berusia 15 hingga 19 tahun diidentifikasi tidak sedang menempuh pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan, Markoding memiliki visi menghentikan pengangguran di kalangan muda Indonesia melalui pelatihan keterampilan di bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK).

Misi dari organisasi ini adalah mentransformasi generasi muda yang termasuk dalam kategori kurang mampu di Indonesia menjadi generasi inovator melalui pembekalan dengan “kekuatan super” berupa keterampilan di abad ke-21.

Tujuan utama Markoding yakni menghentikan pengangguran di kalangan muda Indonesia dengan menutup kesenjangan keterampilan.

Tiga momentum digital di Indonesia menjadi perhatian utama Markoding dalam menyelenggarakan program visioner ini. Pertama, terdapat peningkatan kesempatan kerja di sektor TIK. Kedua, sebuah laporan Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG) memprakirakan Indonesia akan kekurangan 9 juta pekerja TIK terampil dan semi-terampil antara tahun antara tahun 2015-2030. Ketiga, lowongan pekerjaan saat ini di sektor TIK tidak memerlukan gelar atau pendidikan formal, tetapi menekankan keterampilan relevan tertentu.

Markoding menggunakan empat pendekatan dalam pelaksanaan program-programnya, yaitu penekanan pada keterampilan abad ke-21, ekosistem pembelajaran yang inovatif, kurikulum yang relevan dengan industri, dan pendidikan inklusif.

Program Markoding berfokus pada keterampilan abad ke-21 bertujuan membekali remaja dengan keterampilan yang dibutuhkan saat ini untuk berkembang dan mendorong mereka dalam menciptakan dampak positif di komunitasnya.

Markoding membangun Ekosistem pembelajaran inovatif yang berpusat pada remaja. Mereka membekali guru dan mentornya dengan keterampilan fasilitasi dan melibatkan sekolah, serta orang tua sebagai sistem pendukung.

Markoding juga bekerja sama dengan pakar industri dalam menyusun kurikulum dan melibatkan mereka sebagai mentor untuk memastikan para remaja memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang paling relevan serta terkini.

Melalui Markoding, disediakan pelatihan yang mengakomodir remaja penyandang disabilitas, anak perempuan, remaja di daerah terpencil, dan remaja yang tidak terdaftar di sekolah.

Seorang siswi yang Tuli sejak lahir dari Semarang sekaligus peserta Digital Innovation Challenge (DIC) 2021, Afina Rahmantya, sangat percaya pada pemberdayaan penyandang disabilitas dan melawan segala bentuk diskriminasi yang mungkin mereka alami. Program DIC 2021 yang digelar oleh Markoding yang berkolaborasi dengan UNICEF ini mendorong remaja untuk berinovasi dan mengembangkan solusi digital yang dapat memecahkan masalah nyata di sekitar mereka, layaknya pendidikan, lingkungan, dan kesehatan.

“Jadi mimpi saya itu sebenarnya ingin membantu orang disabilitas mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari zaman-zaman sebelumnya,” kata Afina saat sesi wawancara bersama Markoding (26/1/2022).

Dua program utama Markoding yaitu “Perempuan Inovasi” dan “Link Women” dengan beberapa syarat yang diperlukan untuk mengikuti program tersebut. Perempuan Inovasi merupakan program kolaborasi Markoding dengan Magnifique Indonesia dan Yayasan Dian Sastrowardoyo. Program ini memberikan beasiswa pelatihan keterampilan digital untuk perempuan di Indonesia, terutama bagi mereka yang kurang mampu.

Sementara itu, Link Women merupakan program kolaborasi antara UN Women, LinkedIn, dan Markoding. Program ini bertujuan meningkatkan kesiapan kerja perempuan dengan materi pelatihan terkait pemasaran digital, kecerdasan buatan (AI), pemahaman dasar tentang kesetaraan gender, dan penghapusan bias gender di dunia kerja.

Kini, Markoding telah mencatatkan beberapa capaian selama melaksanakan dua program tersebut. Beberapa di antaranya yaitu 5.256 siswa dilatih, 289 guru terlatih, 156 sekolah ikut berpartisipasi, dan 1.182 inovasi digital. (mg1)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#organisasi nirlaba #Nirlaba #Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa #organisasi masyarakat #markoding #lembaga swadaya masyarakat