Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Arief Polpen, Polisi Viral yang Selalu Membagikan Konten Edukasi Keselamatan Lalu Lintas dan Aksi Sosial di Magelang

Magang Radar Magelang • Jumat, 17 Oktober 2025 | 04:23 WIB

Bripka Arief Purwoko atau Arief Polpen saat mengatur lalu lintas di area perempatan CPM Kota Magelang.
Bripka Arief Purwoko atau Arief Polpen saat mengatur lalu lintas di area perempatan CPM Kota Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Magelang Arief Polpen memiliki nama asli Arief Purwoko.

Saat ini ia berusia 38 tahun dan sudah memiliki dua anak.

Nama Polpen sendiri didapatkan saat masih pendidikan.

Ia sering berada di barisan paling belakang saat apel, sehingga disebut Polisi Pendek (Polpen).

Panggilan tersebut sudah mendarah daging pada dirinya, sehingga ia pakai sampai saat ini.

Arief Purwoko saat ini berdinas di Satuan Lalu Lintas Polresta Kota Magelang dengan pangkat Bripka.

Ia sering mengabadikan kegiatannya saat bertugas melalui akun Instagram pribadinya @arief.polpen.

Respons masyarakat dengan konten yang ia buat tentunya positif.

Hal ini dapat dilihat dari sambutan baik masyarakat melalui kolom komentar yang selalu mengapresiasi tindakannya dalam menjalankan tugas.

Bripka Arief mengatakan, tujuan dari konten yang dibuat adalah sebagai sarana edukasi kepada masyarakat agar memiliki kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Agar yang sudah tertib tambah tertib, dan yang belum (tertib) jadi tahu,” ujar Arief kepada Jawa Pos Radar Magelang di area perempatan CPM Kota Magelang, Senin (13/10/2025).

Arief hampir setiap pagi membagikan susu gratis kepada beberapa anak yang sudah mengenakan helm saat berkendara.

Walaupun anggaran susu berasal dari kantong pribadinya, tetapi Arief mengaku dengan memberikan susu kepada anak-anak yang tertib mengenakan helm bisa membuat mereka merasa diapresiasi dan tetap selalu mengenakan helm saat berkendara.

Selama  ini, Arief mengaku tidak ada larangan ataupun teguran dari atasan berkaitan dengan konten-konten yang dibuat.

Bahkan ia mendapatkan dukungan dari atasannya untuk selalu semangat dalam melakukan edukasi kepada masyarakat.

Teguran kepada masyarakat juga harus dilakukan dengan humanis.

“Jadi, kita di masyarakat itu kesannya bukan ditakuti, tapi selalu dekat dengan masyarakat begitu," terangnya sambil tersenyum.

Bapak dua anak ini juga dikenal sebagai seorang yang memiliki kepedulian sosial yang sangat tinggi.

Hal ini dapat dilihat dari salah satu kontennya saat mengunjungi Mbah Supinah, seorang penjual gorengan yang sudah berumur lebih dari 90 tahun yang kemudian viral di media sosial.

Dengan banyak pengikutnya yang menyarankan Arief untuk open donasi, ia memberanikan diri melakukan open donasi untuk Mbah Supinah.

“Itu open donasi pertama dan satu-satunya sampai saat ini. Saat itu bulan puasa. Hasil donasi Alhamdulilah bisa kita belikan gerobak jualan untuk Mbah Supinah, dan sisanya saya salurkan bertahap,” tambahnya.

Selain itu, Arief juga sering memborong beberapa pedagang keliling yang berada di Kota Magelang.

Ia mengaku tidak menerima endorse dari konten memborong ini.

Karena Arief mengaku bahwa dirinya tulus membantu para pedagang agar jualannya cepat habis.

Aksi sosial yang dilakukan Arief tidak hanya memborong jualan pedagang keliling saja, tetapi ia juga sering membantu pengendara yang mengalami mogok atau ban bocor.

“DM (pesan) Instagram itu kalau malam selalu saya buka, karena sering masyarakat meminta bantuan. Pernah saya dari dini hari sampai pagi membantu masyarakat yang motornya  mogok,” terangnya.

Arief berharap melalui konten yang dibuat selama ini masyarakat menjadi tahu betapa pentingnya kelengkapan berkendara, seperti helm, TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor), dan lain sebagainya.

Sehingga hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun pengendara lain dapat diantisipasi.

“Untuk rekan-rekan polisi jangan jadikan seragam ini jadi momok bagi masyarakat. Pada intinya kita harus bisa selalu dekat dengan masyarakat,” katanya.

Sosok polisi seperti Bripka Arief Purwoko ini menjadi bukti bahwa sebenarnya ada atau mungkin banyak polisi yang memang tulus mengabdi kepada masyarakat.

Tidak dengan melakukan aksi formalitas dengan konten settingan, tetapi sosok Bripka Arief memberikan bukti bahwa masih ada polisi yang tulus dalam menjalankan tugasnya. (nasib fahrudin/raihan dermawan/ilham bagus pamungkas/aro) 

Editor : H. Arif Riyanto
#magelang #mabes polri #polisi #Polresta Magelang #kapolri #konten kreator