Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Komunitas Seni 4 Pillart Magelang, Pembuat Kostum Karnaval : Dipesan Pegiat Seni dari Texas, Karyanya Detail dan Berwarna-warni

Magang Radar Magelang • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:01 WIB
Kostum bertema iblis buatan Komunitas 4 Pillart, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Kostum bertema iblis buatan Komunitas 4 Pillart, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Komunitas Seni 4 Pillart dari Desa Kaliabu, Salaman, Kabupaten Magelang salah satu komunitas yang kreatif membuat desain kostum-kostum karnaval. Bahkan mendapat pesanan dari Texas, Amerika Serikat.

Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang terkenal dengan kreativitas warganya. Membuat desain kostum yang unik untuk karnaval. Di desa tersebut selalu digelar karnaval kostum. Sebuah ajang adu kreativitas antarkomunitas seni untuk menyemarakkan kemerdekaan RI.

Para peserta berlomba-lomba dalam menampilkan karya terbaiknya. Salah satu komunitas yang rajin membuat desain kostum karnaval dan ogoh-ogoh adalah 4 Pillart. Setiap karyanya selalu mendapat perhatian.

Karena menampilkan detail yang rumit dan ogoh-ogoh buatannya mampu bergerak layaknya makhluk hidup.

Komunitas tersebut didirikan John Adi Efendi pada ahun 2023. Ia melihat banyak sumber daya manusia kreatif namun tak memiliki wadah. Lantas ia terdorong menciptakan kegiatan kreatif yang bisa menjadi lapangan kerja.

John Adi Efendi pendiri 4 Pillart dari Desa Kaliabu, Salaman, Kabupaten Magelang.
John Adi Efendi pendiri 4 Pillart dari Desa Kaliabu, Salaman, Kabupaten Magelang.

“Visi misi awal tentu menggerakkan  UMKM. Dan untuk target akhir karena banyak sambatan anak-anak yang tidak punya pekerjaan, jadi saya memutar otak agar bisa menciptakan lapangan kerja,”ujar seniman jebolan ISI Yogyakarta itu.

Filosofi dari 4 Pillart yaitu jika satu pilar tumbang maka semua akan runtuh. Jika berdiri, maka jadikan rumah. Nama dari pillart berasal dari kata “pilar” dan imbuhan “art”.

Meskipun tergolong baru, 4 Pillart mampu bersaing dengan komunitas lain yang sudah lama berdiri.

“Kami memiliki keunggulan kostum dan ogoh-ogoh di bagian detailing dan warna yang colourful. orang-orang jika melihat kostum yang memiliki detail rumit dan penuh warna, pasti langsung tahu itu dari 4 Pillart,”imbuhnya.

Kostum dan ogoh-ogoh yang dibuat disewakan. Selama Agustus dan September terjadi lonjakan sewa kostum.

“Biaya persewaan kostum kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 750 ribu. Kalau untuk cewek dari harga Rp 350 ribu sampai Rp 400 ribu. Ogoh-ogoh sekitar Rp 3 jutaan untuk region sekitar Magelang tergantung lokasi tujuan pengiriman,”beber John Adi Efendi.

Kreativitas 4 Pillart ini menembus mancanegara berkat potongan potongan video di platform TikTok.

Salah satu pegiat seni kostum asal Texas bernama Sammoose tertarik untuk memesan kostum kreativitas Pillart untuk dipasarkan ke Amerika. Tak tanggung-tanggung, Sammoose datang langsung ke basecamp 4 Pillart untuk menyaksikan proses pembuatan kostum. Ia ingin membuktikan bila kostum tersebut benar-benar buatan tangan sendiri.

“Awalnya dikira omongan saja tapi teryata dia (Sammmoose, Red) ngabari kalau beneran mau datang,” imbuh anggota 4 Pillart, Mika Nur Efian, Kamis (21/8/2025).

Sammoose kemudian menginap selama tiga hari untuk menyaksikan pembuatan kostum tersebut. Ia memesan kostum dengan karakter rusa. Rencananya, kostum itu  akan dikerjakan setelah event Magelang Etno Carnival 30 Agustus 2025.  (raihan darmawan/ilham bagus/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Kaliabu #4 pillart #kostum karnaval #Salaman #komunitas seni #texas