RADARMAGELANG.ID - Dalam sebuah perjalanan yang menarik melintasi pulau dan zaman, mari kita mengupas ragam ritual kecantikan yang melekat dari berbagai budaya di seluruh Indonesia yang beraneka ragam.
Dari Sabang hingga Merauke, kita akan menyusuri warisan kecantikan yang dijaga dengan baik dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Mengutip dari databoks, pada 2021 Indonesia memiliki 1.239 warisan budaya tak benda.
Mari kita membahas ritual kecantikan tradisional ala Jawa, merinci penggunaan bahan-bahan alami, yaitu Lulur, yang membantu menciptakan kulit bersinar sehat.
Selain itu, juga ada minuman yang disebut dengan jamu.
Di Jawa, jamu sebagai minuman untuk kesehatan dan kecantikan.
Jamu biasa disajikan usai terapi berupa ramuan minuman sehat yang terdiri atas cengkih, santan, dan gula batu.
Sementara itu, kecantikan ala Bali akan menarik perhatian dengan seni rias wajah dan penggunaan bunga-bunga tropis yang khas serta perawatan kulit menggunakan rempah rempah.
Ritual ini dinamakan Boreh.
Kita lanjutkan perjalanan ke timur.
Kecantikan etnik dari Papua dengan tradisi perawatan rambut yang unik.
Sulawesi tidak ketinggalan dengan keberagaman perawatan kulit tradisionalnya.
Memberikan pandangan mendalam tentang kekayaan budaya dalam menjaga kecantikan.
Di Sunda, ritual mandi uap menjadi tradisi kecantikan.
Mandi uap dilakukan dengan campuran bunga pandan, daun sirih, dan air jeruk purut.
Perjalanan kita selanjutnya, yaitu di Minangkabau dengan tradisi mandi rempah.
Dalam tradisi kecantikan ini, mandi rempah dengan air rebusan rempah-rempah seperti daun sirih, kunyit, dan serai.
Bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.
Sementara di Palembang, memiliki tradisi kecantikan tabur bedak.
Pada tradisi tabur bedak, menggunakan bedak dari bahan alami seperti tepung beras atau serbuk rempah-rempah untuk memberikan sentuhan kesegaran dan kehalusan pada kulit.
Pindah ke Kalimantan, di sana memiliki tradisi kecantikan bernama Batimung.
Batimung atau sauna versi tradisional ini berasal dari Kalimantan Selatan.
Ramuannya terbuat dari campuran akar wangi, minyak serai, daun jeruk purut, temu giring, melati, dan daun pandan yang direbus dalam panci tertutup.
Awalnya, Batimung dilakukan oleh pasangan yang akan menikah.
Seiring berjalannya waktu, batimung pun akhirnya dilakukan oleh siapa saja yang ingin melakukan terapi kesehatan dan kecantikan yang bisa mengharumkan tubuh dari dalam.
Setiap ritual kecantikan dari berbagai budaya di Indonesia ini mencerminkan keunikan budaya setempat dan tradisi diwariskan dari generasi ke generasi dan juga turun temurun.
Ritual-ritual ini tidak hanya berkaitan dengan kecantikan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari untuk merawat tubuh secara alami dan memiliki nilai-nilai budaya serta spiritual yang dalam. (mg3/aro
Editor : H. Arif Riyanto