RADARMAGELANG.ID - Bercerita tentang keadaan bumi di masa depan yang hancur dan tidak bisa lagi menjadi tempat tinggal umat manusia.
Interstellar menjadi film fiksi ilmiah yang menjadi rujukan para ilmuwan untuk mengkaji lebih lanjut tentang teori-teori ilmu pengetahuan karena sutradara Christoper Nolan bekerja sama dengan beberapa fisikawan yang pernah meraih penghargaan Nobel.
Selain dari jalan cerita yang unik dan berhasil meraih banyak penghargaan, berikut adalah fakta unik tentang film interstellar yang harus diketahui.
- Penulis awal skrip film adalah Jonathan Nolan, bukan Christopher Nolan
Jonathan Nolan merupakan adik kandung dari Christoper Nolan, dirinya menulis skrip untuk film ini pada tahun 2007, hingga pada akhirya Jonathan memutuskan untuk tidak ikut dalam produksi film untuk lebih fokus pada project lain yang ia akan lakukan.
Jonathan juga menulis beberapa skrip film Christoper Nolan lainnyas seperti The Prestige dan The Dark Knight.
- Kostum astronot yang digunakan dalam film benar benar berfungsi
Perancang kostum bernama Mary Zophres memasang alat oksigen yang bisa berfungsi dengan normal dalam kostum astronot dengan tujuan untuk membuat pemain film tetap merasa nyaman saat syuting dilaksanakan.
Kostum ini juga dipasangi tabung pendingin agar aktor tidak merasa kepanasan saat memakai kostum astronot.
- Para ilmuwan dilibatkan sebagai konsultan
Christopher Nolan sengaja mengajak para ilmuwan untuk memastikan bahwa ilmu yang ada pada film ini sesuai dengan kenyataannya sehingga para ilmuwan bisa dengan langsung memberikan kontribusinya.
Beberapa ilmuwan yang ikut serta sebagai konstultan dalam pembuatan film ini adalah fisikawan teori Kip Thorne, ahli astronomi Neil deGrasse Tyson, dan ahli teori relativitas gravitasi Marika Taylor.
- Musik diproduksi sebelum syuting
Musik dalam film interstellar diketahui direkam sebelum film ini diproduksi, alasannya karena Christopher Nolan ingin music pada film ini melekat pada para pemeran say proses syuting. Musik dalam film interstellar diproduksi oleh komposer Hans Zimmer.
Dirinya merupakan komposer yang telah berhasil menciptakan musik yang sangat ikonik , dramatis serta sangat identik dengan film ini.
- Tidak ada CGI dan green screen dalam produksi film
Christoper Nolan adalah sutradara yang sangat anti dalam menggunakan CGI atau ilustrasi, ia lebih sering menciptakan visual visual fiktif dengan set lokasi asli yang ia modifikasi.
Dirinya sangat ingin menciptakan suasana yang alami tanpa menggunakan video efek, sehingga para pemain dan kru ditempatkan dalam lokasi yang dibangun secara nyata yang ia ciptakan.
Misalnya dalam adegan Cooper mendarat di planet es, lokasi syuting diketahui menggunakan sekitar 5000 galon air, dan es asli.
- Visual black hole yang diciptakan dengan computer
Tampilan black hole bernama “Gargantua” dalam film Interstellar merupakan hasil rancangan simulasi computer yang sangat rumit.
Para ilmuwan dilibatkan untuk menciptakan visual grafis black hole yang lebih realistis dan gambar blackhole yang diciptakan pun dipakai dalam riset ilmiah asli.
- Film dengan format 70 mm dan menggunakan IMAX
Interstellar direkam dengan format film 70 mm dan menggunakan IMAX, sehingga menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik dari kamera lain. Penggunaan IMAX juga meminimalisir penggunaan CGI sesuai dengan prinsip yang dimiliki Christopher Nolan.
Itu dia beberapa fakta fakta tentang film Interstellar yang menarik untuk diketahui.
Dengan berbagai aspek yang menarik baik dalam produksi maupun hasil akhir film, Interstellar menjadi film yang sangat direkomendasikan untuk ditonton karena film ini berhasil menjadi film fiksi ilmiah terbaik off all time. (mg5/aro)
Editor : H. Arif Riyanto