RADARMAGELANG.ID – Nama Sean “Didy” Combs mencuat di berbagai media akhir-akhir ini karena ia dituduh melakukan praktik perdagangan seks dan pemerkosaan yang melibatkan banyak orang.
Ia dikenal sebagai Puff Daddy, P. Diddy, dan Diddy.
Beberapa nama panggung tersebut ternyata mengisyratkan sesuatu mengenai kepribadiannya.
Puff Daddy adalah nama panggung utama pertama Sean Combs pada era keemasan karirnya di tahun 1990-an.
Nama panggung tersebut membuat dirinya semakin populer di kalangan selebritis, terlebih ketika ia merilis lagu debutnya yang berjudul ‘Cant Nobody Hold Me Down’ bersama Mase.
Lagu ini berhasil menempati peringkat pertama Billboard 100 selama enam minggu berturut-turut pada tahun 1997.
Saat berada di puncak kesuksesannya, ia juga berhasil melambungkan nama label rekamannya ‘Bad Boy Records’ yang sudah ia dirikan di tahun 1993.
Label ini berhasil mengontrak nama-nama musisi besar, seperti Machine Gun Kelly, French Montana, Pitbull dan Notorius BIG.
Nama “Puff” mengacu pada nama panggilannya saat ia kecil.
Ia menggunakan nama tersebut karena ia sering merasa terengah-engah (dalam istilah slang Amerika Serikat disebut huff and puff) pada saat marah.
Pada tahun 2001, ia dituduh melakukan kepemilikan senjata ilegal dan penyuapan, namun tuduhan tersebut tidak terukti kebenarannya.
Akhirnya, ia pun mengubah namanya dari Puff Daddy menjadi P. Diddy.
Ia melakukan hal tersebut karena ingin namanya kembali segar di masyarakat.
“Tidak ada lagi Puff Daddy. Di minggu pertama Juni ini, kita akan melakukan upacara pergantian nama. Saya melakukan ini tidak bermaksud serius seperti apa yang dulu Prince lakukan. Saya hanya ingin nama saya segar kembali. Mulai sekarang nama saya berubah menjadi P.Didy” ucapnya pada 2001 lalu.
Setelah pergantian nama ini, P. Diddy menggunakan nama barunya untuk rilisan album keduanya, The Saga Continues.
Ia juga menggunakan nama tersebut sebagai nama samaran pada kredit rekaman untuk karya yang ia ciptakan untuk musisi lain.
Menurut P.Diddy, ia mengganti nama tersebut atas saran dari sahabatnya yang sekaligus merupakan musisi rapper legendaris Amaerika Serikat, mendiang Notorious BIG yang meninggal ditembak pada tahun 1996.
Pada tahun 2005, ia membuang huruf ‘P’ di namanya.
Ia memutuskan untuk mengubah namanya menjadi Diddy saja.
Ia beralasan bahwa huruf P tersebut cukup mengganggu antara dirinya dan para penggemarnya. Tetapi, ia tetap memakai nama panggung ‘P. Diddy’ di Inggris, setelah DJ Richard “Diddy” Dearlove menuduh ia melakukan plagiasi nama.
Hingga saat ini, ia masih sering menggunakan nama Puff Daddy sebegai nama kebanggaan atas karya-karyanya di masa lalu.
Ia juga tercatat telah mengganti nama asli dari ‘Sean John Combs’ menjadi Sean Love Combs’. (mg27/aro)
Editor : H. Arif Riyanto