RADARMAGELANG.ID—Tak semua konser penyanyi Jawa Koplo Gilga Sahid dan Happy Asmara berjalan mulus.
Ada jadwal konser yang terpaksa dibatalkan.
Seperti konser yang seharusnya digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi pada Jumat 26 Juli 2024 lalu terpaksa dibatalkan secara mendadak hanya tiga jam sebelum acara.
Usut punya usut penyebab utama pembatalan itu imbas vendor yang tidak memenuhi kewajibannya, menyebabkan konser Gilga Sahid dan Happy Asmara harus gagal digelar.
Pasca pembatalan Koser Gilga Sahid dan Happy Asmara pihak penyelenggara, Bar-bar Fest 2024, menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram resmi mereka di @bar_barfest.
"PERMOHONAN MAAF PIHAK PANITIA," tulis akun Instagram @bar_barfest dikutip Radarmagelang.id.
Namun, permintaan maaf ini tidak cukup meredakan kekecewaan para penggemar yang telah membeli tiket dan berharap dapat menyaksikan penampilan idola mereka.
Kolom komentar unggahan tersebut dipenuhi dengan keluhan dan tuntutan pengembalian uang tiket.
Salah satu komentar yang mencolok datang dari pengguna Instagram dengan akun Instagram @nina_yuanita14 yang menulis keresahannya.
"Jangan hanya permintaan maaf, tolong untuk uang tiket segera dikembalikan!!!," tulis akun Instagram @nina_yuanita14.
Kejadian itu menimbulkan pertanyaan mengenai profesionalisme penyelenggara konser, terutama dalam hal manajemen waktu dan pemenuhan tanggung jawab kontrak.
Para penggemar yang sudah menyiapkan waktu dan biaya untuk menghadiri konser ini merasa sangat dirugikan dan menuntut agar pengembalian dana tiket dilakukan secepat mungkin.
Gilga Sahid sendiri sudah memberikan komentar resmi terkait pembatalan konser itu karena pihak penyelenggara tidak memenuhi kewajibannya.
Pembatalan konser itu tidak hanya mengecewakan para penggemar di Banyuwangi, tetapi juga memberikan dampak negatif terhadap reputasi penyelenggara konser di mata publik.
Para penonton berharap pihak penyelenggara dapat segera mengatasi masalah ini dan memberikan kompensasi yang pantas.
Situasi itu juga menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara acara lainnya untuk memastikan semua persiapan dan kewajiban telah dipenuhi sebelum mengadakan acara besar.
Informasi yang dilansir dari Radar Lawu, Gilga Sahid dan Happy Asmara yang merupakan pengantin baru itu dijadwalkan untuk manggung di acara BarBar Fest Vol.1 yang berlokasi di Stadion Diponegoro Banyuwangi pada 26 Juli 2024.
Proses promosi dan penjualan tiket secara online berjalan dengan lancar, meski sempat terkendala maintance beberapa hari pada wesbsite pembelian.
Namun urung mengurangi antusias penonton yang hendak menonton konser tersebut.
Namun pada H-1 acara diselenggarakan, Gilga mengumumkan secara sepihak bahwa konser di Banyuwangi tersebut dibatalkan.
Pengumuman tersebut diunggah melalui akun instagram pribadi dan akun instagram manajemennya, Gildcoustic.
Pihak Gilga Sahid menuliskan bahwa batalnya ia manggung di acara tersebut karena pihak penyelenggara belum menyelesaikan administrasi ke manajemen Gildcoustic.
"BarBar Fest yang dijadwalkan di Banyuwangi hari ini (26/7) Gildcoustic TIDAK JADI NAIK PANGGUNG di event tersebut karena alasan administrasi belum sepenuhnya terselesaikan kepada manajemen" tulis pengumuman yang diunggah melalui instastory (26/7).
Unggahan tersebut membuat penonton kecewa karena tidak ada pemberitahun apapun dari pihak penyelenggara.
Bahkan penonton tahu bahwa panggung juga sudah terpasang di lokasi, sehingga tidak akan menyangka bahwa konser tersebut batal.
Segera penonton menuntut klarifikasi pihak penyelenggara dan menuntut refund.
Selang beberapa lama, pihak penyelenggara mengunggah permohonan maaf serta pemberitahuan konser dibatalkan.
Penonton juga dihimbau untuk sabar, karena proses refund masih diusahakan selesai pada hari yang sama.
Selain itu, Demsy Alexander selaku penanggung jawab BarBar Fest menyampaikan bahwa konser tersebut merupakan tanggung jawabnya secara pribadi.
Klarifikasi itupun diunggah melalui instagram @tiket24jam.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak vendor juga langsung menurunkan panggung dan semua elemen yang telah berdiri di Stadion Diponegoro. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto