Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Hujan Deras Picu Pohon Tumbang Timpa Rumah di Kota Magelang

Puput Puspitasari • Sabtu, 23 Agustus 2025 - 14:05 WIB
Tim relawan gabungan melakukan evakuasi pohon tumbang di depan SMPN 2 Kota Magelang, Kamis (21/8/2025).
Tim relawan gabungan melakukan evakuasi pohon tumbang di depan SMPN 2 Kota Magelang, Kamis (21/8/2025).

RADARMAGELANG.ID, MagelangKota Magelang diguyur hujan deras disertai angin, Kamis (21/8/2025). Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan pohon tumbang.

Setidaknya ada enam titik lokasi yang terdampak, yakni di kawasan parkir Tuin van Java Aloon-Aloon Utara, Jalan Piere Tendean, Aloon – Aloon Timur, Asrama Aspol, Jalan Pajajaran, Jalan Mayjend Sutoyo, dan Jalan Tidar Kota Magelang.

Batang pohon cukup besar sempat menimpa rumah di Jalan Mayjend Sutoyo, Kompleks Aspol, dan menimpa beberapa kendaraan bermotor yang terparkir di kawasan Kuliner Tuin Van Java.  

Puluhan personel DLH dan BPBD dibantu relawan PMI, dan organisasi relawan yang ada di Magelang turun ke lapangan untuk membersihkan dahan-dahan yang patah menutup akses jalan.

Kendala yang terjadi adalah beberapa hujan yang terus mengguyur, serta beberapa dahan mengenai jaringan listrik yang bisa bahayakan petugas. 

Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda Siska Sriyoga mengungkapkan, hujan intensitas tinggi yang disertai angin yang terjadi Kamis sore selain menyebabkan dahan patah di beberapa tempat juga menyebabkan atap galvalum rumah warga di Sanden, Kelurahan Kramat Selatan terbang tersapu angin.

“Penanganan atap ini memakan waktu cukup lama karena mengenai kabel jaringan listrik yang bahayakan petugas,” ujarnya Yoga, Jumat (22/8/2025).

Penanganan kedaruratan kejadian atap terbawa angin adalah menutup terpal bagian atas bangunan sebelum diperbaiki kembali.

Dia menambahkan, penanganan kejadian akibat cuaca ekstrem membutuhkan kerja sama semua pihak mengingat keterbatasan personel yang ada.

“Semangat gotong royong penting untuk ditingkatkan, agar penanganan kebencanaan bisa cepat dilakukan,” tandasnya. 

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang Machbub Yani Arfian, BMKG telah merilis peringatan dini terkait potensi hujan deras disertai angin memasuki peralihan musim kemarau ke musim penghujan.

Dia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini dengan melakukan perabasan pohon–pohon milik pribadi secara mandiri maupun bergotong royong warga.

“Kami juga berharap OPD dapat melakukan perabasan pohon dan pemantauan wilayah untuk menghindari dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi beberapa hari ke depan,” imbuhnya. (put/aro)

Editor : Lis Retno Wibowo
#pohon tumbang #BPBD #DLH #cuaca ekstrem #hujan deras