RADARMAGELANG.ID - Panti asuhan yang seharusnya bisa menjadi tempat berkumpulnya kasih sayang karena tak lagi memiliki keluarga berubah menjadi neraka penghancur masa depan. a
Panti Asuhan Darussalam An'nur, menopang harapan kasih sayang nyatanya berkedok sebagai tempat neraka bagi peghuninya.
Panti ini berdiri sejak tahun 2006, panti ini terletak di Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Didirikan oleh Sudirman (49) selaku ketua yayasan panti asuhan.
Bejatnya, Sudirman merupakan pelaku utama seksual yang memakan puluhan korban.
Kasus ini terkuak saat korban dengan inisial R (16) menceritakan kronologi saat alami pelecehan dan kekerasan seksual.
Remaja asal Bandung, Jawa Barat ini mengaku masuk panti saat usia 9 tahun.
Ia dan anak panti lainnya dicabuli oleh ketua yayasan dan dua pengasuh panti asuhan.
R dicabuli selama periode 2016 hingga 2023. Ketiga pengasuh tersebut yaitu Sudirman (ketua yayasan), Yandi Alif dan Yusuf selalu pengasuh anak panti.
"Hari ini A yang minta dilayani (seks oral) dan sodomi, besoknya Y, besoknya lagi abi (sudirman) yang meminta." ujar R sembari menjelaskan jika korbannya tak hanya dirinya, tetapi anak panti lainnya.a
Saat ini polisi tengah memburu Y yang kabur usia dua pelaku lainnya ditangkap.
Dua tersangka tersebut kini terjerat pasal 76 E jo 82 UU tentang Perlindungan Anak.
"Ancaman pidana minimal 5 dan maksimal 15 tahun atau denda paling banyak Rp 5 milyar. " kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi.(mg25/aro)
Editor : H. Arif Riyanto