KKN Jatirejo Universitas Tidar Gelar Sosialisasi Peduli Lingkungan sebagai Upaya Bela Negara di SD Negeri Mlati 2 Sleman

Lis Retno Wibowo • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:48 WIB
Kelompok KKN Jatirejo Untidar bersama siswa-siswi dan guru SD Negeri Mlati 2 dalam kegiatan Sosialisasi Peduli Lingkungan, Jumat (24/07/2026). (Dok tim KKN Jatirejo)
Kelompok KKN Jatirejo Untidar bersama siswa-siswi dan guru SD Negeri Mlati 2 dalam kegiatan Sosialisasi Peduli Lingkungan, Jumat (24/07/2026). (Dok tim KKN Jatirejo)

 

RADARMAGELANG.ID, Sleman-  Kelompok KKN Jatirejo Universitas Tidar (Untidar) menggelar sosialisasi peduli lingkungan sebagai upaya menanamkan nilai bela negara kepada siswa-siswi SD Negeri Mlati 2, Sleman, Jogjakarta, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan sejak dini serta membiasakan perilaku hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan.

Sosialisasi diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 1–6 SD Negeri Mlati 2.

Materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang bela negara serta kaitannya dengan sikap peduli lingkungan.

Baca Juga: Tim KKN 48 Universitas Tidar Bersama Sahabat Perempuan Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Edukasi Stunting di Banjarsari

Materi sosialisasi mengaitkan pentingnya menjaga lingkungan dengan nilai-nilai bela negara yang diamanatkan dalam Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 tentang kewajiban bela negara serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Ketua Pelaksana Dhimas Arya Kamandanu mengatakan sosialisasi dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenjang kelas agar pendekatan penyampaian materi lebih sesuai dengan kemampuan siswa.

“Jadi dalam pelaksanaannya, kami mengelompokkan adik-adik di SD Negeri Mlati 2 ini menjadi dua kelompok. Yaitu kelompok satu dari kelas 1 sampai dengan 3 dan kelompok dua dari kelas 4 sampai kelas 6 agar pendekatannya bisa disesuaikan dengan kemampuan kognitif mereka,” ujarnya.

Pendekatan yang digunakan berhasil menarik antusiasme anak-anak sehingga kegiatan berlangsung secara interaktif.

Di kelompok 1 misalnya, pendekatan yang digunakan adalah nyanyian edukatif yang membuat mereka tidak bosan saat sesi penyampaian materi karena adanya aktivitas fisik yang dilakukan.

Tidak hanya di kelompok satu, antusiasme juga terlihat di kelompok dua.

Melalui pendekatan rewarding, siswa-siswi lebih bersemangat dalam menyimak materi dan menjawab pertanyaan yang diajukan, sehingga materi lebih mudah dipahami oleh mereka.

Salah satu guru di SD Negeri Mlati 2, Kurnia Saraswati, mengapresiasi sosialisasi ini karena dinilai pendekatannya relevan sehingga anak-anak dapat lebih mudah menerimanya.

“Tema sosialisasi yang diangkat sangat sinkron dengan sekolah kami yang merupakan sekolah adiwiyata.

Jadi adanya kegiatan sosialisasi ini dapat memupuk kembali rasa cinta lingkungan siswa kami,” ungkapnya.

Lanjut dia, pendekatan yang dilakukan juga bagus, bisa menyesuaikan dengan pembelajaran di SD. 

Selain penyampaian materi, kelompok KKN Jatirejo Universitas Tidar juga menyerahkan tempat sampah daur ulang kepada masing-masing kelas di SD Negeri Mlati 2.

Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap pembiasaan perilaku hidup bersih dan peduli lingkungan di lingkungan sekolah. 

Harapannya, fasilitas tersebut dapat menjadi sarana siswa-siswi untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat. (rls/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
sosialisasi bela negara KKN Jatirejo untidar universitas tidar ( Untidar) SD negeri 2 mlati