Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Polres Kulon Progo Dalami Kasus Kecelakaan Moge Bos Rokok HS Magelang yang Mengakibatkan Sang Istri Meninggal

H. Arif Riyanto • Senin, 2 Maret 2026 | 14:36 WIB

Petugas Satlantas Polres Kulon Progo melakukan olah TKP melalui metode Traffic Accident Analysis di TKP kecelakaan bos rokok HS Muhammad Suryo bersama istrinya Hj Anis Syarifah.
Petugas Satlantas Polres Kulon Progo melakukan olah TKP melalui metode Traffic Accident Analysis di TKP kecelakaan bos rokok HS Muhammad Suryo bersama istrinya Hj Anis Syarifah.

RADARMAGELANG.ID—Polres Kulonprogo akhirnya memberikan keterangan resmi

Kepala Seksi Humas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko membenarkan telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor besar atau motor gede di Kulon Progo, Yogyakarta, Minggu sore (1/3/2026).

Kecelakaan melibatkan motor Harley Davidson yang dikendarai oleh MS alias Muhammad Suryo, 42, yang selama ini dikenal sebagai founder Surya Group sekaligus pengusaha rokok merek HS yang memboncengkan sang istri, AS alias Anis Syarifah, 41. 

Adapun motor gede Suryo dan istrinya bertabrakan dengan motor bebek Yamaha Jupiter yang dikendarai oleh AA  berboncengan dengan anaknya, DN.

Akibat kecelakaan itu, Suryo kondisinya luka parah, sementara sang istri meninggal dunia.

Sedangkan pengendara motor bebek, AA dan DN,.kondisinya luka parah pada bagian kaki dan dilarikan di rumah sakit.

"Kecelakaan terjadi pukul 16.45 WIB, persisnya di jalan Wates-Purworejo Simpang empat Mlangsen Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kulonprogo yang mengakibatkan saudari AS (penumpang motor besar) meninggal dunia," kata Iptu Sarjoko.

Sarjoko mengatakan, saat ini Satlantas Polres Kulon Progo masih melakukan penanganan intensif dengan melaksanakan olah TKP secara menyeluruh melalui metode TAA (Traffic Accident Analysis) untuk menganalisis peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.

Proses ini, menurutnya, untuk memastikan kronologi kejadian secara akurat, mengumpulkan barang bukti, serta melengkapi data-data yang diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan.

"Selain itu, kami juga masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap para saksi di sekitar lokasi kejadian dan pihak-pihak terkait lainnya," ujarnya.

Sarjoko menyampaikan, untuk hasil penyelidikan terutama kesimpulan terkait penyebab kecelakaan masih dalam pendalaman. 

"Kami belum dapat menyampaikan penyebab kecelakaan, karena semua proses masih berjalan dan kami ingin memastikan semua fakta terkumpul secara objektif dan profesional," kata dia.

"Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali setelah hasil olah TKP dan penyelidikan dinyatakan lengkap," urainya.

Sementara itu, kepergian Hj. Anis Syarifah meninggalkan duka besar bagi keluarga besar Surya Group dan juga masyarakat, mengingat dedikasi pasangan ini dalam berbagai aksi kemanusiaan melalui bendera Surya Group. 

Haji Suryo yang merupakan alumnus Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta Angkatan 2002 dikenal sebagai sosok yang sangat menonjolkan kepedulian pribadi maupun perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR).

Di bawah kepemimpinannya, Surya Group telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pembangunan Masjid Al Karohmah, penyediaan sumur bor untuk akses air bersih, hingga penyelenggaraan sunat masal gratis bagi warga yang membutuhkan.

Dalam berbagai kesempatan, Haji Suryo selalu menekankan bahwa kesuksesan bisnis harus berjalan beriringan dengan manfaat sosial. 

Sebagaimana ia pernah menyampaikan harapan agar setiap capaian perusahaan dapat memberikan suntikan motivasi untuk terus berinovasi dan melakukan aksi nyata demi meningkatkan dampak serta manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. 

Semangat ini dibuktikannya melalui penyerapan tenaga kerja yang mencapai 3.000 orang, baik dari warga lokal maupun lulusan UPN, yang tersebar di industri rokok HS serta berbagai unit bisnis lainnya seperti pertambangan batu bara berteknologi modern, perkebunan sawit yang memajukan daerah terbelakang, hingga maskapai regional Fly Jaya yang membuka konektivitas ke daerah terpencil.

Jejak kepedulian Haji Suryo juga terlihat dalam proyek-proyek strategis nasional, salah satunya pembangunan Jembatan Kabanaran di DIY yang dikerjakan melalui kerja sama operasional dengan PT Adhi Karya dan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Tidak hanya di bidang infrastruktur dan ekonomi, sisi humanis Haji Suryo juga terekam kuat saat ia mendukung gerakan solidaritas "Jogja Hanyengkuyung Sumatera" untuk membantu korban bencana alam di Aceh dan Sumatera. 

Haji Suryo secara aktif merangkul deretan musisi besar seperti Letto, Jikustik, Shaggydog, hingga Kunto Aji dalam sebuah konser amal yang ia sebut sebagai jembatan yang mempertemukan kepedulian dengan aksi nyata serta ruang kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat dalam merespons persoalan kemanusiaan secara konkret.

Jenazah Hj. Anis Syarifah sendiri akan dimakamkan di Pemakaman Muslim Tajem Sleman pada Senin (2/3/2026).

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan tragis melibatkan motor Harley Davidson dan sepeda motor Jupiter MX, terjadi di Jalan Nasional Purworejo-Wates, tepatnya perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Minggu sore (1/3/2026).

Berdasar sumber di lapangan, terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah Muhammad Suryo, yang dikenal sebagai pemilik rokok ‘HS’ mengendarai moge berboncengan dengan istrinya, Anis Syarifah, 41.

Sedangkan pengendara Jupiter MX, seorang laki-laki warga sekitar TKP yang belum diketahui identitasnya, berboncengan dengan anaknya.

Seorang saksi di lapangan, Pratman yang berada tak jauh dari lokasi menjelaskan, kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, pengendara Harley bersama rombongan moge melaju kencang dari arah timur (Bandara YIA) ke arah barat (Purworejo).

 “Tadi harley-nya mau nyalip kendaraan di depannya (ambil kanan). Korban (Jupiter MX) dari selatan mau nyeberang, langsung ketabrak. Harleynya kencang, nggak ada rem sama sekali. Tadi anak kecilnya (penumpang Jupiter MX) langsung terlempar ke selokan (saluran irigasi di samping jalan). Pengendara dan pembonceng harley-nya juga terlempar ke saluran irigasi,” tutur Pratman.

Setelah menabrak Jupiter MX, motor Harley Davidson berpelat Z 5050 MRS tersebut tak langsung berhenti, terseret hingga sekitar 20 meter  sehingga rusak parah.

Bahkan sadel motornya ikut terlepas dan terhempas di seberang jalan sebelah selatan.

Saksi mata kecelakaan lainnya, Laila menyampaikan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30.

Awalnya, rombongan moge berisi belasan kendaraan melaju di Jalan Wates-Purworejo dari sisi timur ke barat.

Sesampai di Perempatan Mlangsen terdapat kendaraan Jupiter MX yang ditumpangi dua orang hendak menyeberang dari sisi selatan ke utara.

"Motor yang menyeberang sudah sampai tengah, Harleynya kelihatan bingung ngambil kanan atau kiri," ucap Laila, saat ditemui awak media, Minggu (1/3/2026).

Laila menjelaskan, rombongan moge berjalan cukup kencang dengan dipimpin salah satu kendaraan.

Kendaraan yang memimpin dikemudikan satu orang laki-laki dengan satu orang penumpang di belakang.

Rombongan moge sebenarnya sempat memberikan sinyal klakson ke arah penyeberang.

Sayangnya, upaya itu terlambat. Lantaran, kendaraan penyeberang telah berada di tengah.

Sedangkan moge melaju dengan kencang, dan tak bisa mengendalikan kemudi.

Alhasil, tabrakan tak dapat dihindari.

"Langsung bress gitu, kalau saya lihat tanpa ada pengereman," ungkapnya.

Kecepatan yang tinggi membuat kedua kendaraan terpental.

Kendaraan moge bersama kedua orang penumpang terpental hingga masuk saluran irigasi.

Pun kendaraan motor bebek iku ikut terpental dan masuk saluran irigasi.

Informasi yang dikumpulkan Radar Jogja, pengemudi moge yang terlibat kecelakaan merupakan bos HS Muhammad Suryo.

Sedangkan penumpang moge merupakan istri bos HS.

Dalam kejadian tersebut, istri Suryo meninggal dunia usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Rizki Amalia Temon.

Sedangkan Suryo sempat mendapat perawatan di RSUD Wates.

Kemudian mendapat rujukan di RS JIH dengan pengawalan ketat kepolisian.

Dua orang korban pengendara dan penumpang motor bebek merupakan ayah serta anak mendapat perawatan di RSUD Wates.

Sekitar pukul 20.42, jenazah istri Suryo dipindahkan menggunakan mobil ambulans JIH.

Sebelumnya, jenazah disucikan di Rumah Sakit Rizki Amalia Temon oleh Yayasan Bunga Selasih. (aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#moge #harley davidson #kulon progo #motor gede #bos rokok hs #RS JIH #muhammad suryo #kecelakaan #Rokok hs #polres kulon progo #polres kulonprogo #kulonprogo