Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Kapanewon, Kelurahan dan Kemantren Istilah Yang Ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, Lalu Apa Maksudnya? Simak Penjelasan Berikut Ini

Magang Radar Magelang • Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:52 WIB
Tugu Pal Putih atau Tugu Jogja Ikon DIY
Tugu Pal Putih atau Tugu Jogja Ikon DIY

RADARMAGELANG.ID – Ketika kita sedang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta pastinya kita akan sering mendengar kata Kapanewon. Tidak seperti daerah lainnya, DIY menggunakan istilah Kapanewon,Kelurahan dan Kemantren dalam penyebutan wilayah administratifnya.

Hal ini tentunya merujuk pada nomenklatur baru dari wilayah administratif Daerah Istimewa Yogyakarta yang ditetapkan melalui Peraturan Gubernur No 25 Tahun 2019. Dalam isi peraturan tersebut Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan perubahan penyebutan pada nomenklatur, termasuk sejumlah nama jabatan dan kelembagaan di tingkat kabupaten/kota.

Perubahan ini tentunya juga terkait dengan amanat UU No. 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY. Perubahan nama ini telah diikuti dengan perubahan identitas tanda, misalnya pada papan nama dan penyebutan dalam urusan administrasi lainnya.

Meskipun terdapat perubahan penyebutan, namun nama kelembagaan serta jabatan telah berubah, akan tetapi secara fungsi dan tugas pokok secara garis besar masih sama.

Makna Kapanewon di DIY

Kapanewon merupakan sebutan bagi kecamatan yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang berada di tingkat Kabupaten seperti Sleman, Bantul, GunungKidul, dan Kulon Progo. 

Kapanewon sendiri dipimpin oleh seorang camat yang disebut sebagai Panewu, sementara untuk sekretaris kecamatan disebut Panewu Anom.

Makna Kemantren di DIY

Istilah lainnya yaitu Kemantren, berbeda dengan Kapanewon yang berada di tingkat Kabupaten, Kemantren berada di tingkat Kota Yogyakarta. Penyebutan untuk camat juga berbeda dengan Kapanewon, Kemantren dipimpin oleh seorang camat yang disebut dengan Mantri Pamong Praja, sementara sekretaris kecamatan disebut dengan Mantri Anom.

Makna Kalurahan

Kalurahan merupakan sebutan untuk desa yang berada di wilayah DIY serta berada di bawah Kapanewon dan Kemantren. Kalurahan ini dipimpin oleh kepala desa yang disebut Lurah, sementara sekretaris desa disebut carik. (mg2)

Editor : H. Arif Riyanto
#daerah istimewa jogjakarta #kapanewon