RADARMAGELANG.ID, Ungaran - Sebanyak 32 mahasiswa magang dari Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), dan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang (Unika) mengikuti kuliah umum Kuliah Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) V dalam Surat Dinas, Selasa (21/1/2025).
Acara yang digelar Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pembinaan dan Bahasa Hukum Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBPJT) tersebut menghadirkan tiga narasumber. Yakni Tri Yulia Nurhalimah, Arvynda Permatasari, dan Ika Inayati.
Tri Yulia Nurhalimah memberikan penjelasan mengenai beberapa dasar hukum yang mengatur penggunaan bahasa Indonesia dalam penulisan surat dinas.
Salah satunya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah.
“Dalam penulisan surat dinas yang baik dan benar, kita harus selalu memperhatikan ejaan yang digunakan.
Bentuk dan pemilihan kata juga harus disesuaikan. Dalam penulisan surat dinas, tidak mungkin digunakan kata yang santai,” ujar Yulia dalam kegiatan yang berlangsung di ruang Bojanaloka Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.
Yulia juga menjelaskan tata cara penulisan surat dinas, mulai dari kop surat hingga tembusan surat. Dia juga memberikan contoh-contoh penulisan surat dinas yang salah dan yang benar.
“Misalnya, penulisan Yth. tidak perlu didahului kata Kepada,” jelasnya.
Sementara itu, Arvynda menerangkan penulisan angka dan bilangan sesuai dengan kaidah EYD.
Penulisan angka atau bilangan yang bisa dinyatakan dengan satu kata ditulis dengan huruf.
“Untuk menghindari penggunaan angka di awal kalimat, dapat digunakan kata sebanyak atau sejumlah.
Selain itu, penggunaan bentuk baku dan nonbaku mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),” jelas Arvynda.
Arvynda menambahkan kuliah umum ini diharapkan dapat berguna bagi mahasiswa magang ketika terjun ke dunia kerja.
"Kami berharap ilmu dalam kuliah umum ini dapat digunakan mahasiswa dalam tulis-menulis, baik di perkuliahan maupun di dunia kerja," tuturnya. (lis)
Editor : Lis Retno Wibowo