RADARMAGELANG.ID – Presiden Direktur dan CEO PT XL Axiata Dian Siswarini membuat kabar mengejutkan karena mendadak mengundurkan diri di saat PT XL Axiata dan PT Smartfren Telcom Tbk melakukan merger.
Namun, pengunduran diri ini tidak ada hubungannya dengan penggabungan dua perusahaan provider tersebut.
“Jadi, sebetulnya resign saya itu tidak ada hubungannya sama merger, karena sudah beberapa lama, saya di beberapa kesempatan menyampaikan niat untuk mengundurkan diri. Jadi, dari awal tahun kalau tidak salah” ujar Dian pada saat Press Conference Program Update di Jakarta Selatan, pada Rabu (11/12/2024)
Baca Juga: Prabowo Resmikan Flyover Madukoro Semarang: Infrastruktur Penting untuk Konektivitas dan Ekonomi
Ia juga menyebutkan bahwa berada di posisi CEO selama 10 tahun merupakan pekerjaan yang cukup melelahkan.
Ia merasa waktu tersebut sudah cukup untuk membangun karir.
Perlu diketahui bahwa PT XL Axiata dan PT Smartfren Telcom Tbk telah sah melakukan merger dalam transaksi bernilai Rp 104 triliun.
Penggabungan ini membentuk perusahaan baru dengan nama XL Smart Telecom Sejahtera Tbk. atau disingkat XL Smart.
“Ke depannya, mungkin ada CEO yang jauh lebih progresif dengan energi baru, bisa membawa penggabungan ini ke kesuksesan yang lebih tinggi lagi. Jadi, alasannya adalah alasan pribadi, karena menurut saya ini sudah cukup dan memang sepertinya perlu ‘mata’ baru” tegas Dian.
Dalam penggabungan ini, entitas XL Axiata akan bertahan.
Sedangkan Smartfren dan Smartel akan bergabung menjadi bagian XL Smart.
Kedua entitas ini akan saling melengkapi dalam pangsa pasar telekomunikasi di Indonesia.
Merger ini dilakukan dengan tujuan XLSmart akan melakukan investasi ulang untuk meningkatkan jaringan 5G, meningkatkan kualitas jaringan dan inovasi produk.
Merger ini juga diharapkan dapat menghasilkan sinergi biaya yang signifikan, dengan estimasi sinergi sebelum pajak sebesar USD 300-400 juta. (mg27/aro)
Editor : H. Arif Riyanto