RADARMAGELANG.ID - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan polisi yang sedang melaksanakan tugas dengan melakukan operasi zebra di maki-maki oleh pengendara sepeda motor.
Dalam video tersebut, terlihat pengendara dengan plat nomor W 4902 BU yang berboncengan dengan seorang anak kecil dan seorang perempuan, ketiganya tidak menggunakan helm.
Bertepatan saat pengendara tersebut belok, ada 2 polisi yang sedang melakukan operasi lalu lintas.
Melihat sang pengendara sepeda motor melanggar, kedua polisi menunjukkan gestur agar sang pengendara menepi dan akan diberikan sanksi tilang.
Namun yang terjadi sang pengendara malah menghindar dan tak mendengarkan arahan dari polisi.
Salah satu polisi bahkan hampir tertabrak akibat pengendara arogan tersebut.
Lebih parahnya lagi, sang pengendara yang telah lolos jangkauan polisi terlihat memaki sambil mengacungkan jari tengah kepada polisi.
Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur Kamis (24/10/2024).
Video tersebut memunculkan berbagai komentar netizen, banyak yang menyalahkan sang pengendara namun ada juga yang menyalahkan pihak polisi.
Dalam video tersebut, terdengar juga suara sang perekam yang berkata “Bayaran bayaran” dimana kata-kata tersebut menunjukan bahwa sang polisi akan segera memperoleh uang karena sang pengendara yang tidak menggunakan atribut lengkap saat berkendara.
Tak butuh waktu lama, polisi segara meringkus sang pengendara dan membawanya ke kantor untuk menjelaskan apa yang telah dia perbuat.
Sang pengendara mengaku bahwa dia telah mengakui kesalahan dan tidak akan berbuat hal serupa lagi.
Sang pengendara juga telah menyesal dengan apa yang dia perbuat.
Setelah menyampaikan rasa penyesalannya, sang pengendara terlihat diajak makan malam bersama dengan beberapa anggota satlantas polres mojokerto.
Salah satu polisi juga memberikan nasehat kepada sang pengendara sambil makan sebungkus nasi goreng.
“Di video itukan ada anak anak kecil, seharusnya sampean memberikan contoh yang baik” Tutur salah satu polisi.
Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua masyarakat untuk selalu mentaati peraturan lalu lintas.
Berapapun jarak yang akan ditempuh baik jauh maupun dekat, tetap utamakan keselamatan dengan menggunakan atribut lengkap sesuai SOP berkendara. (mg26/aro)
Editor : H. Arif Riyanto