Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Apa Itu Cognitive Science? Bidang Keahlian Stella Cristie, Wamendikti Saintek

Magang Radar Magelang • Minggu, 27 Oktober 2024 | 01:27 WIB
Stella Cristie Wamendikti Saintek yang merupakan seorang pakar psikologi kognitif
Stella Cristie Wamendikti Saintek yang merupakan seorang pakar psikologi kognitif

RADARMAGELANG.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Stella Christie sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendampingi Satryo Soemantoro Brodjonegoro, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi.

 

Stella Christie merupakan seorang pakar psikologi kognitif yang memiliki reputasi internasional.

 

Sebelum mengemban tanggung jawab baru di kabinet Prabowo, ia menjabat sebagai associate professor dengan status tenure di Universitas Tsinghua, Beijing, sejak tahun 2018.

 

Ia juga pernah menduduki posisi serupa di Swarthmore College, Amerika Serikat, pada tahun yang sama.

 

Stella merupakan lulusan Harvard University di bidang sarjana dan meraih gelar doktoral (Ph.D.) dalam bidang psikologi kognitif dari Northwestern University, Amerika Serikat.

 

Dalam karir akademisnya, ia dikenal atas kontribusinya di bidang ilmu kognitif, yang mencakup penelitian tentang bagaimana otak manusia, hewan, dan kecerdasan buatan (AI) berpikir dan berfungsi.

 

"Saya adalah ilmuwan cognitive science, adalah tentanf bagaimana kita berpikir, tentang otak, tentang bagaimana pikiran yang memastikan manusia, hewan, dan juga AI. Jadi Ilmu saya adalah interdisipliner," ungkap Stella setelah menemui Presiden Prabowo di kediamannya di Jalan Kartanegara IV, Selasa (15/10).

 

Sebelum menerima amanah sebagai wakil menteri, Stella menjabat sebagai guru besar di Tsinghua University dan memimpin berbagai proyek penelitian di sana, termasuk di Tsinghua Laboratory of Brain and Intelligence serta sebagai Direktur di Child Cognition Center.

 

Lastas, apa itu cognitive science? Simak penjelasannya dibawah ini.

 

Cognitive Science merupakan bidang studi interdisipliner yang mengkaji pikiran manusia, proses berpikir, dan bagaimana otak memproses informasi.

 

Berbagai disiplin ilmu terlibat dalam studi ini, seperti psikologi, neuroscience, linguistik, antropologi, dan ilmu komputer, yang bekerja sama untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana manusia belajar, berpikir, serta beradaptasi dengan lingkungannya.

 

Salah satu aspek yang dipelajari dalam ilmu kognitif adalah persepsi. Persepsi merupakan suatu proses bagaimana manusia menerima dan menginterpretasikan informasi dari lingkungan.

 

Para ilmuwan kognitif juga tertarik pada kognisi, yang mencakup proses berpikir, memecahkan masalah, membuat keputusan, serta kemampuan belajar.

 

Cognitive Science juga berkontribusi pada berbagai bidang praktis seperti pendidikan, kesehatan, dan teknologi.

 

Di ranah teknologi, cognitive science memiliki peran penting dalam mengembangkan kecerdasan buatan (AI) dan sistem komputasi.

 

Para ilmuwan menggunakan prinsip-prinsip kognitif untuk merancang mesin yang dapat berpikir, belajar, dan menyelesaikan masalah, mendekati cara manusia melakukannya.

 

Selain itu, cognitive science juga membantu memahami otak manusia melalui studi neurokognitif, yang memetakan aktivitas otak yang berhubungan dengan tugas-tugas kognitif tertentu.

 

Cognitive Science terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi memberikan wawasan tentang cara kerja otak dan pikiran.

 

Cognitive Science juga membantu mengatasi masalah-masalah sosial seperti gangguan kognitif, pengembangan pendidikan yang lebih baik, dan penciptaan teknologi yang lebih intuitif.(mg20/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#Interdisiplin Keteknikan #Cognitive science