Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Usai Viral Karena Aksi Heroiknya, Joni Pemanjat Tiang Bendera Akhirnya Lulus Seleksi Calon Bintara TNI AD

Magang Radar Magelang • Kamis, 26 September 2024 | 21:33 WIB
Sosok Joni, bocah yang sempat viral karena aksi heroiknya memanjat tiang bendera pada tahun 2018
Sosok Joni, bocah yang sempat viral karena aksi heroiknya memanjat tiang bendera pada tahun 2018

RADARMAGELANG.ID - Yohanes Ande Kalla pemuda asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, yang sempat viral karena aksi heroiknya memanjat tiang bendera pada 2018, kini resmi lulus seleksi calon Bintara TNI Angkatan Darat (AD).

Aksi beraninya yang pernah menjadi sorotan publik kini berlanjut dengan prestasi yang membanggakan setelah berhasil menembus seleksi untuk menjadi prajurit TNI AD.

Pada tahun 2018, nama Joni menjadi perbincangan nasional setelah ia secara spontan memanjat tiang bendera setinggi 15 meter saat upacara peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Lapangan Mota Ain, Kabupaten Belu.

Bendera yang nyaris jatuh akibat tali yang putus berhasil diselamatkan berkat tindakan nekatnya.

Tindakannya ini tidak hanya mendapat perhatian dari masyarakat, tetapi juga apresiasi dari Presiden Joko Widodo, yang mengundang Joni dan kedua orang tuanya ke Istana Presiden.

Setelah aksinya yang viral tersebut, Joni menyampaikan kepada presiden bahwa ia ingin menjadi anggota TNI AD.

Keinginan tersebut kini terwujud setelah dirinya mengikuti serangkaian tes seleksi calon Bintara TNI AD.

Meski awalnya terkendala syarat tinggi badan, Joni tetap diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi dengan pertimbangan keahlian dan potensi khusus yang dimilikinya.

Kolonel Infanteri Agung Udayana, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, menyatakan bahwa Joni berhasil mengikuti seluruh proses seleksi hingga dinyatakan lulus dalam Penerimaan Bintara PK TNI AD Reguler Kategori Keahlian Tahun 2024 di Bandung.

Kolonel Agung menuturkan, meskipun awalnya Joni tidak memenuhi syarat tinggi badan, ia mendapat kesempatan untuk menjalani tes-tes lainnya, yang didukung oleh pelatih yang terus membimbingnya agar potensi yang dimilikinya bisa tergali maksimal.

Menurut Kapendam IX/Udayana, Joni membuktikan dirinya sebagai peserta yang pantang menyerah, selalu gigih dalam setiap tahapan seleksi, hingga akhirnya dinyatakan lulus pada tahap pusat.

Joni kini bersiap menjalani pendidikan di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IX/Udayana sesuai dengan asal daerah pendaftarannya.

Joni akan memulai pendidikan militernya pada tanggal 27 September 2024, di mana ia bersama 218 peserta lainnya akan mengikuti Upacara Pembukaan Pendidikan Bintara PK TNI AD Tahun Anggaran 2024 di Rindam IX/Udayana.

Pendidikan ini akan berlangsung selama lima bulan, diikuti dengan pendidikan kejuruan selama tiga bulan, di mana Joni akan mendapatkan pelatihan khusus sesuai dengan kebutuhan keahlian di TNI AD. (mg20/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#nusa tenggara timur #kabupaten belu #Bintara TNI AD