Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Heboh!! Virus Cacar Monyet atau Mpox Masuk Indonesia, Ini 4 Fakta yang Wajib Diketahui

H. Arif Riyanto • Rabu, 21 Agustus 2024 | 17:46 WIB
Virus cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) dalam sepekan ini menghebohkan masyarakat.
Virus cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) dalam sepekan ini menghebohkan masyarakat.

RADARMAGELANG.ID—Virus cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) dalam sepekan ini menghebohkan masyarakat.

Apalagi setelah Kementerian Kesehatan mengumumkan sebanyak 88 kasus cacar monyet (Mpox) ditemukan di Indonesia hingga Sabtu, 17 Agustus 2024.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Yudhi Pramono mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 87 kasus telah dinyatakan sembuh.

Adapun tren mingguan kasus konfirmasi Mpox di Indonesia dari 2022 hingga 2024, periode dengan kasus terbanyak terjadi pada Oktober 2023.

"Dari 54 kasus ini seluruhnya varian Clade IIB. Clade II ini mayoritas menyebarkan wabah Mpox pada tahun 2022 hingga saat ini dengan fatalitas lebih rendah dan ditularkan sebagian besar dari kontak seksual," kata Yudhi.

Cacar monyet adalah infeksi virus yang ditandai dengan bintil bernanah di kulit. 

Cacar monyet atau Monkeypox dapat menular dari orang ke orang, tetapi sumber utama penyakit ini adalah hewan pengerat dan primata, seperti tikus, monyet, atau tupai, yang terinfeksi.

Penyakit cacar monyet memiliki gejala yang serupa dengan cacar air, yaitu ruam atau bintil berair yang muncul di wajah, dada, hingga bagian dalam hidung dan mulut.

Bedanya, Monkeypox disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening, yang biasanya terjadi di rahang bawah, leher, dan selangkangan.

Awalnya penyakit ini merupakan penyakit zoononie yang artinya ditularkan dari hewan ke manusia.

Penyakit Mpox tersebut juga sudah menyebarkan dari manusia ke manusia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Indonesia sudah memberikan peringatan atau himbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan mencegah penularan virus Mpox tersebut.

Pemerintah Indonesia juga sudah mengupayakan untuk memperketat pintu masuk virus Mpox atau Monkeypox itu.

Lalu, apa saja fakta mengenai virus tersebut?

Dikutip dari infeksiemerging.kemkes.go.id pada Senin, 19 Agustus 2024, berikut empat faktanya:

  1. Orang yang Punya Penyakit Berat Meninggal karena Mpox?

Umumnya, gejala virus itu hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu.

Tapi pada beberapa orang, virus tersebut bisa menyebabkan komplikasi medis bahkan kematian

Contoh bayi baru lahir, anak-anak hingga orang yang memiliki kekebalan tubuh bisa mengalami risiko gejala yang lebih serius dan kematian.

  1. Cara Mpox Menyebar dari Manusia ke Manusia

Virus Mpox dapat menyebar dari manusia ke manusia lewat kontak erat dengan seseorang yang terinfeksi atau mempunyai ruam Mpox.

Kontak erat tersebut termasuk melalui kontak tatap muka, kulit ke kulit, mulut ke mulut atau mulut ke kulit dan juga kontak seksual.

Sampai saat ini, WHO masih mempelajari berapa lama orang yang terkena virus Mpox tersebut dapat menularkan orang lain.

  1. Cara Virus Mpox Menular dari Hewan ke Manusia

Virus ini juga dapat menular dari hewan ke manusia lewat kontak fisik dengan hewan yang sudah terinfeksi.

Hewan yang dimaksud biasanya primata dan hewan pengerat.

Risiko dari penularan tersebut dapat diminimalisir dengan cara menghindari kontak dengan hewan liar yang sakit atau mati.

  1. Siapa Saja yang Dapat Terkena Virus Mpox?

Hal yang sangat berisiko untuk terkena virus Mpox tersebut adalah orang yang tinggal atau mempunyai riwayat kontak erat dengan orang yang sudah terinfeksi virus Mpox.

Orang yang berisiko tersebut seperti tenaga kesehatan, bayi baru lahir, anak-anak, orang yang mempunyai kekebalan tubuh rendah.

Bagi seseorang yang sudah pernah menerima vaksin cacar mempunyai tingkat perlindungan tertentu untuk virus Mpox tersebut, namun harus tetap memperhatikan upaya pencegahan.

Itulah empat fakta dari virus Mpox atau Monkeypox yang harus diketahui. (*/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#monkeypox virus #mpox #mpox di Indonesia #cacar monyet #kementerian kesehatan #monkeypox