RADARMAGELANG.ID, Ungaran -Video viral Visnu Hadi Prihananto berbuntut panjang.
Pasalnya, saat ini terlihat titik-titik lokasi Desa Kalongan diberi nama aneh-aneh di Google Maps (gmaps).
Seperti 'Kowe Anake Sopo', 'Rumah Pak Wisnu yang viral kowe anake sopo' hingga 'wisnu ita itu'.
Fenomena tersebut disayangkan oleh Kepala Desa Kalongan Ungaran Timur Yarmuji.
"Ini seperti fenomena yang di Sukolilo ya Mbak. Tapi mau bagaimana lagi, kami pun dari Pemdes tidak bisa berbuat apa-apa,"katanya.
Dampak dari video viral tersebut, nyatanya hingga kini belum selesai.
Yarmuji juga menegaskan warga legowo menerima dampak usai video viral.
Ia juga menegaskan Kalongan tidak hanya soal Visnu saja.
Mulai dari suasana alam yang bagus, tempat wisata alam yang menarik, punya pasar sawahan dengan konsep tradisional, hingga akan menggelar Kalongan Expo dan Festival.
"Ambil sisi positifnya untuk bisa menaikkan sisi positif Kalongan. Untuk mengimbangi yang video viral kemarin. Tentunya menyangkan, tapi mau bagaimana lagi kan sudah terjadi.
Saat ini yang kami lakukan ya tetap menjaga kerukunan warga Kalongan,"ujarnya.
Seperti diketahui, video perselisihan antara pengendara mobil yang berpapasan di daerah Kalongan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang baru-baru ini viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat kedua mobil yang berpapasan saling berhenti.
Kemudian seorang berpakaian batik, terlihat marah-marah dan menendang.
Dia juga mengatakan dirinya sebagai ketua ormas PP dan lawyer.
Diketahui, pria berbaju batik tersebut adalah Visnu Hadi Prihananto, sementara pengemudi yang lain bernama Michael.
Kejadian ini kemudian dimediasi oleh Kepala Desa Kalongan Yarmuji untuk mendamaikan kedua belah pihak.(ria/aro)
Editor : H. Arif Riyanto