Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Begini Penampakan Rumah Ketua KPU Hasyim Asya'ari di Kota Semarang, Dari Depan Sederhana, di Belakang Ada Pendopo, Musala dan Kolam

Haryanto • Jumat, 5 Juli 2024 | 04:30 WIB

 

 

Rumah Hasyim Asy’ari di Perumahan Plamongan Hijau, Kota Semarang. (kiri) Ketua KPU Pusat Hasyim Asy
Rumah Hasyim Asy’ari di Perumahan Plamongan Hijau, Kota Semarang. (kiri) Ketua KPU Pusat Hasyim Asy

RADARMAGELANG.ID, Semarang - Hasyim Asy'ari diberhentikan dari jabatan ketua sekaligus anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) oleh Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).

Hasyim dicopot setelah dinyatakan terbukti melakukan tindak asusila terhadap CAT, perempuan anggota PPLN Den Haag Belanda. 

Hasyim merupakan warga Kota Semarang yang tinggal di Perumahan Plamongan Hijau, Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan.

Di lingkungan tetangganya, Hasyim dikenal sosok yang baik dan sopan. 

"Iya, warga saya. Sudah lama sekali tinggal di sini. Kalau Pak Hasyim orangnya baik, sopan, dan sholeh," kata Ketua RT setempat, Dadang kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (4/7/2024). 

Kediaman Hasyim berdekatan dengan rumah Dadang.

Atau hanya berjarak sekitaran 50-an meter, hanya beda gang.

Namun, kawasan perumahan tempat tinggal Hasyim  terlihat tidak ramai, pada siang hari. 

Selain itu, juga tak ada mobil yang terparkir di depan rumah nomor 150, kediaman Hasyim.

Sejumlah pohon ada dalam pekarangan di teras.

Hasyim masih tercatat tinggal di rumah yang ditempati bersama istrinya.

Ini terbukti saat pemilu, mantan anggota KPU Jateng masih menggunakan hak pilihnya di sana.

"Selama jadi pejabat jarang (pulang), paling kalau coblosan pulang. Kemarin Pilpres kan pulang, kalau ada coblosan tiap pemilu pulang," jelas Dadang. 

Dadang mengaku jarang bertemu dengan keluarga Hasyim.

Ia juga jarang berkunjung ke rumah tersebut. 

"Ketemu pas coklit, Februari, kebetulan saya Panwas Kelurahan. Kalau ngobrol ya pas ada acara gitu," katanya. 

Dadang menyebut, istri Hasyim bekerja di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Hasyim juga masih tercatat sebagai dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Undip.

Dadang menceritakan, pernah mendapat pesan berantai melalui WhatsApp.

Pesan tersebut menyampaikan Hasyim Asy'ari meninggal.

Kemudian, pesan tersebut disampaikan ke dalam grup warga RT setempat. 

"Pak Hasyim juga sering komen di grup RT. Dia monitor di grup RT. Kayak kemarin diisukan meninggal, innalillahi, begini begitu saya posting ke grup RT, rumah di sebelah saya suruh cek. Pak Hasyim komen, saya masih sehat walafiat Pak Dadang, saya masih hidup. Minggu depan saya insyallah pulang," ceritanya. 

Dari depan, rumah Hasyim terlihat sangat sederhana, warna putih, dua lantai.

Bangunannya juga tidak mencolok mewah dibanding dengan rumah milik warga lainnya. Pintu rumah dan pintu pagar besi setinggi satu meter ini juga tertutup rapat.

"Yang bagus yang belakang. Ada pendopo, musala, kolam. Itu kan bangunan rumah sebelah-sebelahnya dibeli, ada sekitaran lima rumah," katanya. 

Namun, Dadang tidak mengetahui secara persis kapan rumah tersebut dibangun. 

"Nek masalah itu nggak tahu persis. Tahunya sudah jadi KPU RI awal terus sudah ada itu," jelasnya. 

Terkait kapan terakhir kali Hasyim pulang ke rumah tersebut, Dadang mengaku tidak mengetahui.

Namun, sempat mendapat kabar Hasyim datang ke Kota Semarang saat Idul Adha.

Bahkan, Hasyim menyampaikan khotbah salat Idul Adha tahun ini. 

"Pas Idul Adha kan khotbah di Simpang Lima. Kan Pak Jokowi sama Pak Hasyim. Apakah pulang rumah apa nggak saya kurang tahu. Kalau pulang rumah kan lewat belakang (gang)," bebernya. 

Terkait pencopotan jabatan ketua KPU, Dadang mengaku mendengar kabar tersebut dari pemberitaan.

Termasuk asal-usul pencopotan atas dugaan tindak asusila. 

"Kita nggak ngira lah. Kabar-kabar kayak gini sering. Dulu kan ada kasus Jogja atau apa. Kalau bapak-bapak gak bicarakan ya. Secara umum di lingkungan kami, keluarga Pak Hasyim baik, sepengetahuan saya baik," jelasnya. (mha/ton)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#hasyim asy ari dipecat #Hasyim Asy ari #dkpp #Ketua KPU Hasyim Asy'ari #kota semarang #asusila #pelanggaran etik