RADARMAGELANG.ID, Semarang - Kelompok gangster yang meresahkan masyarakat di Kota Semarang dan Demak diamankan anggota Polrestabes Semarang.
Jumlah yang diamankan sebanyak 18 orang dari dua kelompok.
Satu di antaranya merupakan perempuan yang masih berstatus siswi SMK.
Dua gangster tersebut bernama Tim Rusak dan Tim Kansas.
Tim Rusak beranggotakan remaja asal Kebonrejo Tengah, Kebon Batur, Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Tujuh anggota geng ditangkap, termasuk seorang perempuan.
Mereka adalah Fillah Akbar, 21; Lutfhfian Alfin Yusuf, 23; Muh Afif Setiadi, 23; Muhammad Nur Hidayat, 21; MR, 15; FAH, 14; dan APZ, 18.
Tujuh remaja tanggung ini diamankan di daerah Mranggen, Kabupaten Demak, Rabu (3/4) dinihari.
Barang bukti yang turut diamankan berupa dua buah celurit dengan panjang sekitar 70 sentimeter, dua unit sepeda motor roda dua, dan tujuh unit handphone.
"Hasil interogasi, mereka dari anggota Tim Rusak akan melakukan aksi tawuran dengan anggota Tim Kansas, saling janjian melalui media sosial Instagram dan akan disiarkan secara langsung atau live," ungkap Kasat Samapta Polrestabes Semarang AKBP AKBP Tri Wisnugroho Yulianto, Rabu (3/4/2024).
Awal penangkapan ini setelah anggota Tim Patroli Pesisi Sat Sabhara Polrestabes Semarang mendapati siaran live di media sosial Instagram dengan nama akun @TIM KANSAS (SEMARANG) dan @TIM RUSAK (DEMAK), yang akan melakukan tawuran di depan kampus Unimus daerah Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Selasa (2/4/2024) sekitar pukul 22.30 WIB.
Berdasarkan informasi tersebut, tim mendapatkan titik lokasi tempat live yaitu di depan SPBU Ketileng.
Setelah itu, dilakukan pembuntutan dan pengejaran sampai di titik berhenti di Burjo Plus Mranggen, Jalan Batursari Raya, Batursari, Mranggen, Kabupaten Demak, Rabu (3/4/2024) dinihari.
"Di lokasi didapati segerombolan orang dengan membawa senjata tajam, dan dapat diamankan enam orang laki-laki dan satu orang perempuan beserta barang bukti berupa dua sajam, dua motor dan tujuh unit HP," katanya.
Selanjutnya, mereka digelandang ke Mapolrestabes Semarang, dan diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Semarang guna pembinaan dan penanganan lebih lanjut.
Selain di tempat tersebut, ada 11 remaja tanggung yang juga diamankan di daerah Warung Geprek Endul di Jalan Brigjend Katamso, Karang Tempel, Semarang Timur, Selasa (2/4/2024) malam.
"Penggerebekan ini diawali dari adanya laporan dari pemilik warung tersebut. Mereka mengatasnamakan kelompok Kalibaru All Star. Berdasarkan informasi tersebut, ada sebanyak sekitar 53 orang. Namun, saat penggerebekan kita amankan 11 orang," bebernya.
"Dari 11 orang itu, tiga orang masih SMP dan lima orang masih sekolah SMA. Sedangkan satu orang yang mengaku sebagai pemimpinnya berusia 20 tahun. Pengakuan mereka, awalnya berkumpul, dan setelah bukber melakukan konvoi, keliling kota Semarang," imbuhnya.
Selanjutnya, mereka dibawa ke Posko Samapta, dilakukan pendataan.
Mereka juga dilakukan pembinaan, susur selokan, setelah itu diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Semarang.
Hasil penggeledahan tidak ditemukan barang bukti sajam maupun miras. (mha/ton)
Editor : H. Arif Riyanto