Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pemudik Libur Nataru Mulai Banjiri Jawa Tengah, Diprediksi Puncaknya Hari Sabtu

H. Arif Riyanto • Jumat, 22 Desember 2023 | 22:18 WIB
Selama lima hari, sudah ada 26.000 kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.
Selama lima hari, sudah ada 26.000 kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.

RADARMAGELANG.ID, Semarang -Pemudik libur Nataru (natal dan tahun baru) mulai banjiri Jawa Tengah. Jumlah kendaraan dari arah Jakarta yang masuk ke Jawa Tengah sudah mengalami peningkatan.Selama lima hari, sudah ada 26.000 kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. 

"Untuk peningkatan arus, dari mulai Senin, selasa Rabu sampai Jumat, rata-rata per hari di Pos Kalikangkung itu 1000 kendaraan naik. Jadi per hari ini sudah 26.000, estimasi puncaknya adalah hari Sabtu nanti, 35 ribu kendaraan," ungkap Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, usai gelar apel pasukan lilin Candi 2023, Jumat (22/12/2023). 

"Dibandingkan dengan tahun 2022, ada peningkatan 143 persen, untuk masyarakat kita yang mudik, di wilayah Jawa Tengah. Sekarang, kegiatan sudah fluktuatif, sudah bebas, untuk masuk," sambungnya. 

Kapolda juga menyampaikan, telah menyiapkan quick respons di masing-masing penggalan jalan tol, mulai Brebes hingga ke luar wilayah Jawa Timur. Nantinya kepolisian juga bekerjasama dengan Pertamina termasuk mobilling kendaraan BBM. 

"Termasuk bottleneck di wilayah area. Jadi kalau arus balik ada delapan rest area. Sudah kita siapkan tim urai dan pos tinjau. Jadi pengalaman kemarin itu kan macetnya di rest area, itu mau sholat, makan, buang hajat," jelasnya. 

Jalur konvensional masih tetap kita gunakan. Jadi jalur Jawa Tengah itu kita punya empat. Jalur tol, jalur pantura, jalur tengah dan jalur selatan, dan jalur selatan selatan. Semuanya kita pakai. Sudah kita atur dan kita ploting anggotanya. 

Selain itu, Ditlantas Polda Jawa Tengah juga mengerahkan alat drone yang tidak hanya digunakan sebagai penindakan pelanggaran. Namun juga digunakan untuk memantau situasi arus lalulintas. 

"Tidak hanya memantau terkait bentuk pelanggaran, tapi juga untuk memantau mengurai jalur di bottleneck kemudian di blackspot. Sehingga bisa kita urai dari arahan pantauan drone," jelasnya. (mha/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#kapolda jateng ahmad luthfi #kalikangkung #mudik #nataru #Tol Trans Jawa