RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini untuk jenjang sekolah menengah sejumlah sekolah telah memenuhi kuota. Sedangkan sekolah dasar masih banyak yang kekurangan siswa.
Kepala Dindikpora Agus Sujarwo mengatakan, jumlah pendaftar di beberapa SMP di Kabupaten Temanggung melebihi kuota. Antara lain, SMP 1, 2, 3, 6. Saat mendaftar, siswa sudah mencantumkan pilihan satu dan dua. Sehingga, apabila pilihan satu sudah terpenuhi, otomatis geser ke pilihan dua. Sedangkan untuk wilayah kota, tidak ada yang kekurangan siswa. Bahkan, salah satu sekolah menengah yang dulu selalu kurang, tahun ini terpenuhi 2 rombongan belajar (rombel).
“Rata-rata SMP yang di kecamatan kota membeludak. Karena jumlah siswa lulusan SD-nya juga banyak. Ada beberapa SMP yang kuotanya tidak terpenuhi. Seperti di SMP 2 Bejen, SMP 1 Tretep, dan SMP 2 Wonoboyo yang di Wates. Karena memang kondisi siswanya tidak ada dan zonasinya juga jauh,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Sementara untuk jenjang sekolah dasar, masih banyak yang belum terpenuhi. Menurutnya, hal ini bukti keberhasilan program keluarga berencana (KB). Sehingga jumlah siswa yang memasuki usia sekolah dasar sedikit.
Lanjut Agus Sujarwo, sepanjang rombel masih terpenuhi, tidak ada regrouping sekolah. Karena banyak faktor yang perlu dipertimbangkan untuk regrouping. Seperti mempertimbangkan jarak dari satuan pendidikan.
Beberapa sekolah dasar yang masih minim siswa, di antaranya SD Greges 1 dan 2. Di Kecamatan Tretep ada SD Sigedong, antara SD satu dengan dua, ada yang banyak dan kurang, namun jarak kedua sekolah 3 kilometer. Jumlah anak yang masuk SD sedikit. Termasuk dari TK semakin sedikit. (din/lis)